Masjid Bayan Beleq, Masjid Kuno di Lombok

Masjid Bayan Beleq, Masjid Kuno di Lombok

Masjid Bayan Beleq, adalah sala hsatu warisan budaya yang sudah barang tentu haruslah dipelihara sebagai situs cagar budaya yang memiliki kontribusi dalam National Heritages. Warna merah pada ciri bangunan masjid kuno Bayan menunjukkan keberanian dalam menegakkan jati diri sebagai masyarakat budaya yang dibangun berdasarkan sifat religius yang kuat. Konstruksi Masjid Kuno Bayan ini sendiri memiliki filosofis tersendiri, konstruksinya terdiri dari kepala, badan dan juga kaki, hal ini menggambarkan dunia atas, dunia tengah dan juga dunia bawah yang merupakan satu kesatuan di dalam entitas kosmos masyarakat Lombok Utara.

Apabila dilihat dari jarak dekat, Masjid Bayan Beleq tidak ubahnya rumah-rumah di desa Bayan, yang memiliki bentuk bangunan serupa dengan bentuk dari bangunan rumah-rumah tradisional asli dari masyarakat Bayan. Saat pertama melihatnya, Anda mungkin saja tidak akan mengira dan menyadari bahwa bangunan ini adalah sebuah masjid.

Di dalam masjid bayan beleq ini juga terdapat sebuah bedug terbuat dari kayu yang digantung pada tiang atap masjid serta makam beleq (makam besar) dari salah seorang penyebar agama Islam yang pertama ada di kawasan ini, yaitu Gaus Abdul Rozak. Tepat dibelakang kanan dan depan kiri masjid terdapat dua buah gubuk kecil yang di dalamnya terdapat makam tokoh-tokoh agama yang turut serta membangun dan mengurus masjid ini sejak dari awal berdirinya.

Leave a Reply